Boven Digoel (beritajatim.com) – Minimnya kepedulian hidup sehat, sekaligus rendahnya jenjang pendidikan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini, seakan menjadi perhatian tersendiri bagi Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan.

Mengingat pentingnya permasalahan itu, personel di bawah komando Mayor Inf Sidik, WY ini, memberikan beberapa bantuan yang dinilai penting guna menjaga kesehatan. Sekaligus meningkatkan pendidikan para penduduk di wilayah Kampung Mawan, Kabupaten Boven Digoel.

“Selain makanan dan susu, juga ada beberapa alat tulis sekolah yang kita serahkan ke seluruh warga di Distrik ini,” kata Pasiter Satgas Pamtas Yonif Raider 500/Sikatan, Lettu Inf Rendra Akbar, melalui rilis yang diterima redaksi beritajatim.com, Minggu (21/1/2018).

Lanjut Letnan Rendra, gizi buruk di wilayah perbatasan seakan menjadi ancaman tersendiri yang harus dihadapi oleh para warga sekitar.

Tak hanya itu, ungkap Pasiter, minimnya tenaga medis di wilayah perbatasan tersebut, juga menjadi faktor membludaknya penderita gizi buruk di Distrik tersebut.

“Maka dari itu, kita berupaya semaksimal mungkin melakukan penanggulangan bagi warga yang terdampak gizi buruk. Kami berharap, bantuan yang kita salurkan saat ini, bisa memberikan hasil yang lebih baik,” pintanya. [but]

 

Leave a Reply