
Foto: Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyerahkan penghargaan CSR terbaik kepada PT Berkat Cipta Abadi, unit usaha Tunas Sawa Erma Group, dalam Dialog Investasi 2025 di Swiss-Belhotel Merauke.
MERAUKE – PT Berkat Cipta Abadi (BCA), unit usaha di bawah naungan Tunas Sawa Erma (TSE) Group, meraih penghargaan sebagai perusahaan dengan pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) terbaik se-Provinsi Papua Selatan. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara puncak Dialog Investasi untuk Pelaku Usaha yang digelar di Swiss-Belhotel Merauke pada akhir 2025.
Acara tersebut dihadiri Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, perwakilan pemerintah kabupaten, jajaran organisasi perangkat daerah, serta pelaku usaha dan investor yang beroperasi di wilayah Papua Selatan.
Pemerintah Provinsi Papua Selatan memberikan apresiasi atas implementasi program CSR PT Berkat Cipta Abadi yang dinilai tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak terukur bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Program tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Foto: Direktur Tunas Sawa Erma Group Joonghwan Kim (kedua dari kiri) menerima penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) terbaik se-Provinsi Papua Selatan yang diserahkan dalam acara Dialog Investasi untuk Pelaku Usaha di Swiss-Belhotel Merauke, akhir 2025.
Direktur TSE Group, Joonghwan Kim, menerima penghargaan tersebut mewakili manajemen perusahaan. Ia menyatakan capaian ini menjadi penguat komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Sebagai perusahaan yang telah lama beroperasi di wilayah Papua Selatan, kami berkomitmen untuk terus menjalankan program CSR dan community social commitment secara konsisten sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan,” ujar Joonghwan Kim, Selasa (20/1/2026), di Kantor TSE Group, Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel.
Penghargaan tersebut diberikan di tengah tren positif perkembangan investasi di Papua Selatan sepanjang 2025. Pemerintah provinsi mencatat peningkatan jumlah proyek investasi dan penyerapan tenaga kerja.
Sejalan dengan itu, pemerintah mendorong penguatan fasilitas penunjang investasi serta percepatan pembangunan infrastruktur strategis guna membuka akses ekonomi dan menopang pertumbuhan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia. (*)
