Skip to main content

Diversifikasi Produk, Jurus Pamungkas PT PAL Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Masyarakat Papua

By October 14, 2023November 29th, 2023Asiki News3 min read

Foto : Pihak perusahan menunjukan proses pembuatan abon ikan mujair kepada mama-mama di Kampung Guiss Rawa Kasat

MERAUKE – Masyarakat Kampung Guiss di Rawa Kasat, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke mengandalkan hasil hutan dan sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan hasil ikan yang berlimpah, selain untuk dijual, ikan juga memiliki potensi untuk diolah menjadi produk-produk lain yang memiliki nilai ekonomis.

Saat ini makanan olahan ikan sudah jauh berkembang. Ikan tak hanya diolah dengan cara digoreng atau dibakar, tapi juga bisa dijadikan jenis masakan lain seperti abon ikan, kerupuk ikan, bakso ikan, pindang ikan, sate ikan dan lainnya.

Untuk itu TSE Group melalui anak usahanya PT Papua Agro Lestari (PAL) melakukan pembinaan melalui demo masak ‘Cara Membuat Produk Abon Ikan’ kepada masyarakat Kampung Guiss, pada Sabtu (14/10).

Kampung Guiss merupakan kampung kecil yang letaknya dikeliling sungai, kondisi tersebut membuat hasil tangkapan ikan air tawar, khususnya ikan mujair sangat berlimpah. Ikan mujair hasil tangkapan nelayan setempat memiliki ukuran yang lebih besar dari biasanya. Ikan ini biasanya dijual ke pasar dan sebagian lagi untuk konsumsi pribadi.

“Pemanfaatan ikan sebagai usaha rumahan melalui produk abon ikan memiliki nilai yang positif dalam memberdayakan perempuan di kampung kami. Kami bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini,” ungkap Glen Payes Maikuin selaku tokoh pemuda kampung Guiss.

Pemanfaatan daging ikan mujair untuk dijadikan abon memiliki banyak manfaat. Dilihat dari segi kesehatan, ikan kaya akan gizi dan protein sehingga tepat untuk dikonsumsi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Selain itu, daging ikan yang diolah menjadi abon juga akan lebih lebih tahan lama, sehingga cocok dijadikan sebagai makanan instan dengan nilai ekonomi yang tinggi.

Foto : Suasana kegiatan pelatihan pembuatan abon ikan di Kampung Guiss Rawa Kasat pada Sabtu (14/10)

Lantaran manfaatnya yang besar bagi peningkatan gizi masyarakat dan mendukung ekonomi kreatif, maka hal inilah yang mendorong PT PAL untuk memperkenalkan abon ikan dalam demo masak mengenai yang melibatkan mama-mama di Kampung Guiss.

“Pembuatan abon ikan mujair sangat mudah dan mama juga senang bisa mendapatkan resep baru,” ujar mama Agnes Ramekuin yang disaat itu merasa sangat senang karena diperkenalkan ide kreatif yang sebelumnya belum pernah mereka coba.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari PT PAL dan Mr. Park Jibae selaku pimpinan TSE Group. Pimpinan PT PAL Sabara Dawenan di acara komunikasi bulanan tersebut mengatakan perusahaan hingga kini terus melakukan pembinaan terhadap masyarakat dalam memproduksi olahan pangan ikan.

“Semua ini kami lakukan karena sumber daya alam di Papua, khususnya di Kampung Guiss memiliki potensi yang dinilai cukup besar untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” ungkap Sabara.

PT PAL merupakan unit usaha dari TSE Group yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Papua, yang berkomitmen dalam penerapan tata kelola sawit berkelanjutan dan terus berinovasi untuk mengedepankan kontribusi terhadap lingkungan dan sosial. (Humas)