Skip to main content

Jangkau Pedalaman, TSE Lakukan Penyuluhan Budidaya Tanaman Bagi Orang Asli Papua

By June 25, 2022July 20th, 2022Asiki News3 min read

FOTO: Kebersamaan perwakilan perusahaan dengan masyarakat Rawa Bustop

BOVEN DIGOEL – Masyarakat Rawa Bustop, Distrik Jair, Kab. Boven Digoel, Papua pada Sabtu (25/6) kembali merasakan kegiatan komunikasi bulanan pengembangan lingkungan sosial yang menjadi bagian dari Corporate Social Contribution (CSC) PT Tunas Sawa Erma  (TSE).

Kegiatan yang rutin digelar setiap bulan bagi masyarakat pedalaman Papua ini dikemas dalam bentuk penyuluhan terkait usaha mandiri, diskusi ringan dan penayangan video penyuluhan budidaya tanaman bawang merah dari perusahaan. Selain itu ada pula demo masak yang dilakukan perwakilan perusahaan dan para ibu-ibu yang tinggal di Rawa Bustop untuk mencairkan suasana.

Mayoritas masyarakat Rawa Bustop bermata pencaharian sebagai nelayan. Hasil tangkapan mereka berupa ikan air tawar dijual di pasar Bustop. Pasar tradisional Papua berupa sebuah lapangan dengan dikelilingi pepohonan tinggi hutan perkebunan yang rapat, dengan beberapa bangunan semi permanen yang terbuat dari papan dan kayu.

Meski mayoritas masyarakat adalah nelayan, penayangan video penyuluhan tanaman bawang merah yang bisa dibudidayakan di rumah dari perusahaan tetap disambut dengan baik oleh masyarakat setempat. Mereka menilai penyuluhan ini sangat bermanfaat karena menambah keterampilan seputar budidaya tanaman pangan dan membuka potensi untuk menambah penghasilan.

Maka tak heran jika antusiasme masyarakat begitu terasa ketika kegiatan dimulai. Sejak pagi hari mereka telah berkumpul di balai desa, menunggu acara dimulai. Tawa bahagia masyarakat dan para perwakilan perusahaan menghiasi sepanjang acara, menambah semarak hari yang cerah dengan latar langit biru di ujung timur Papua ini.

“Saya sebagai masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan, mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah menciptakan keceriaan untuk kami, selain itu kedepannya kami berharap pihak perusahaan bisa memberikan bantuan alat dan pelatihan budidaya tanaman kepada kami,” ungkap Dorteus Mikan selaku anggota marga.

Sementara itu, aroma masakan ikan bakar yang sedang dimasak oleh mama-mama Papua yang berkolaborasi dengan pihak perusahaan dalam kesempatan demo masak kali ini, membuat semua yang hadir tidak sabar ingin menyantap hidangan lezat nan kaya gizi tersebut. Acara kemudian ditutup dengan diskusi ringan dan foto bersama antara pihak perusahaan dan masyarakat.

PT. Tunas Sawa Erma merupakan anak perusahan dari TSE Group yang bergerak dalam bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit di Papua, yang memiliki visi dan misi untuk menjadi perusahaan global dengan berkomitmen pada kebijakan No deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE). (pr)

Foto : Kegiatan demo masak oleh ibu-ibu

Foto: Diskusi bersama warga Rawa Bustop